Saya kangen Bali, bahkan mungkin saya jatuh cinta pada Bali...
Iya, saya jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Pulau Dewata itu. Dan saya memutuskan untuk pergi ke Bali lagi, setelah satu setengah tahun yang lalu saya berlibur ke sana (baca juga edisi pertama saya di Bali, Tujuh Tahun yang Lalu ).
Saya akan ceritakan beberapa tempat (lagi) yang saya kunjungi tahun 2010 ini. Gak banyak sih, beberapa ada yang sama dengan sebelumnya, tapi lumayanlah menambah referensi baru, betapa indahnya Pulau Dewata itu :)
Let's check it out…
1. Pantai Sanur
Pantai Sanur dikenal sebagai sunrise beach (pantai matahari terbit) sebagai lawan dari pantai Kuta. Bedanya dengan pantai Kuta, ombaknya pantai Sanur cukup tenang. Jadi, pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing seperti di pantai Kuta.
Ketika saya ke sini, pantai ini sangat sepi sekali pengunjunganya. Hanya ada beberapa wisatawan yang ingin snorkling. Saya pun tidak terlalu lama di sini, dan tidak terlalu banyak mengambil gambar, karna cuaca yang agak mendung.
Disini juga ada beberapa toko yang menjual barang-barang souvenir seperti kain bali, sendal manik, dan beberapa barang unik lainnya, tetapi harganya lumayan agak mahal kalo menurut saya, dan susah sekali menawarnya.
Ketika saya ke sini, pantai ini sangat sepi sekali pengunjunganya. Hanya ada beberapa wisatawan yang ingin snorkling. Saya pun tidak terlalu lama di sini, dan tidak terlalu banyak mengambil gambar, karna cuaca yang agak mendung.
Disini juga ada beberapa toko yang menjual barang-barang souvenir seperti kain bali, sendal manik, dan beberapa barang unik lainnya, tetapi harganya lumayan agak mahal kalo menurut saya, dan susah sekali menawarnya.
2. Tanah Lot
Gak bosen-bosennya saya ke Tanah Lot. Walaupun sebelumnya sudah pernah ke sini, dan saya juga berjanji kalo ke Bali lagi, pasti mau ke sini lagi. Saya kangen dengan suasana yang ada di Tanah Lot, apalagi melihat warga setempat yang sedang melakukan ritual sembahyang di pura. Walaupun saya tidak mengerti dengan ritual tersebut, tapi entah kenapa saya sangat menikmati momen tersebut. Kalian pasti setuju dengan saya? :)
Sambil menunggu sunset, saya pun menyeruput kopi yang saya telah saya pesan sebelumnya. Dalam hati bergumam, indah sekali negeri saya ini, ya Tuhan…
Sambil menunggu sunset, saya pun menyeruput kopi yang saya telah saya pesan sebelumnya. Dalam hati bergumam, indah sekali negeri saya ini, ya Tuhan…
| sunset at Tanah Lot |
3. Pantai Dreamland
Pantai Dreamland terletak di sebelah selatan Bali di daerah Pecatu. Untuk sampai ke pantai ini, membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari pantai Kuta. Memang perjalanan cukup panjang dan jauh, tapi kalian gak bakal nyesel kalo udah sampe di sini. Percaya deh!
Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di pinggiran pantai. Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang begitu memikat mata dan cocok banget berlama-lama di sini untuk menikmati matahari tenggelam, atau cuma melihat atraksi para bule-bule berselancar… *lope-lope di udara*
Awesome beach...
Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di pinggiran pantai. Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang begitu memikat mata dan cocok banget berlama-lama di sini untuk menikmati matahari tenggelam, atau cuma melihat atraksi para bule-bule berselancar… *lope-lope di udara*
Awesome beach...
![]() |
| nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan..? |
| 1 2 3.. *tahan perut* |
4. Pura Luhur Uluwatu
Pura luhur Uluwatu ini terletak di daerah Pecatu juga. Pura ini berdiri megah di ketinggian sekitar 97 meter di atas permukaan laut dan berpijak pada anjungan batu karang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut. Nah, bayangin sendiri dah tu yee… hahaha…
Pemandangan indah, hamparan samudera luas di depan mata dengan awan dan deburan ombak birunya yang fantastis merupakan kegiatan yang dapat dinikmati begitu kaki saya berada di Pura Luhur Uluwatu ini. Selain itu, kita juga dapat memanjakan mata dengan mengagumi arsitektur bangunan pura-pura yang ada di sini.
Pemandangan indah, hamparan samudera luas di depan mata dengan awan dan deburan ombak birunya yang fantastis merupakan kegiatan yang dapat dinikmati begitu kaki saya berada di Pura Luhur Uluwatu ini. Selain itu, kita juga dapat memanjakan mata dengan mengagumi arsitektur bangunan pura-pura yang ada di sini.
O ya, kalian harus hati-hati ketika melintasi sepanjang pintu masuk Uluwatu ini, karna banyak sekali monyet-monyet yang berkeliaran. Sebaiknya kalian masukkan dulu barang-barang penting, seperti kacamata, handphone, atau perintilan lainnya ke dalam tas supaya gak diambil monyet-monyet tadi.
Untuk memasuki objek wisata Pura Luhur Uluwatu ini, wisatawan harus membayar tiket sebesar Rp3.000 untuk orang dewasa dan Rp1.500 untuk anak- anak.
Untuk memasuki objek wisata Pura Luhur Uluwatu ini, wisatawan harus membayar tiket sebesar Rp3.000 untuk orang dewasa dan Rp1.500 untuk anak- anak.
5. Blue Point Beach
Pantai ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan pantai-pantai di Bali lainnya. Pantai Blue Point berada di bawah tebing-tebing terjal yang tinggi. Jadi, untuk mencapai bibir pantai, kami harus berjalan kaki naik dan turun anak tangga di antara tebing-tebing tersebut.
Untuk menuju lokasi pantai Blue Point, kalian harus mengambil arah ke Pura Uluwatu. Lalu, masuk melalui gapura Blue Point Villas. Waktu saya ke sini, gak ada tiket masuk, cukup membayar tiket parkir kendaraan saja. Pemandangan dari atas bukit sangat indah. Sejauh mata memandang, hanya laut dan langit yang biru cerah yang saya lihat.
Untuk menuju lokasi pantai Blue Point, kalian harus mengambil arah ke Pura Uluwatu. Lalu, masuk melalui gapura Blue Point Villas. Waktu saya ke sini, gak ada tiket masuk, cukup membayar tiket parkir kendaraan saja. Pemandangan dari atas bukit sangat indah. Sejauh mata memandang, hanya laut dan langit yang biru cerah yang saya lihat.
![]() |
| pemandangan dari atas tebing ke arah laut |
| dan saya pun sudah mulai menggosong, hahaha.. |
6. Pantai Lovina
Ketika pantai ini masuk ke dalam list perjalanan kami, saya pun langsung berharap harus bertemu dengan lumba-lumba yang cantik di tengah laut Lovina.
Perjalanan dari Denpasar ke pantai Lovina yang berada di daerah Singaraja, kurang lebih tiga jam dengan menggunakan mobil.
Kalo kalian mau bangun jam 3 pagi untuk langsung menuju pantai Lovina, bisa saja sih. Tapi kalo saya dan teman-teman lebih memilih untuk menginap semalam saja di dekat pantai Lovina. Banyak hostel murah yang berjejer di tepian pantai ini, dan carilah yang paling murah karna hanya dipakai untuk tidur beberapa jam saja koq, kan pagi-pagi harus langsung berangkat ke tengah laut demi melihat lumba-lumba yang menari-nari.
![]() |
| pantai Lovina |
Kami berangkat menuju tengah laut pukul 5.30 pagi. Dan lumba-lumba pun mulai nampak ke permukaan laut dengan malu-malu. Mereka pun mulai menari-nari layaknya sedang ditonton oleh ribuan orang. Sayangnya hanya sebentar, kemudian mereka pun bersembunyi lagi.
Gak ada yang menjamin 100% kemunculan lumba-lumba. Semua tergantung faktor alam. Faktor kemunculan yang paling utama adalah cuaca. Cuaca yang cerah akan menjadi magnet bagi lumba lumba untuk muncul ke permukaan.
![]() |
| lumba-lumba tiba-tiba muncul di samping perahu kalian, who knows?.. |
7. Pura Taman Ayun
Sekilas saja tentang Pura Taman Ayun ini yang terletak di Mengwi, mempunyai arti taman yang sangat indah. Lebih indah lagi karena dikelilingi oleh kompleks taman dan telaga.Pura Taman Ayun terdiri atas 4 halaman yang berbeda, yang satu lebih tinggi dari yang lainnya. Halaman pertama disebut dengan Jaba yang bisa dicapai hanya dengan melewati satu-satunya jembatan yang berada di sisi kolam dan pintu gerbang.
![]() |
| Taken from google |
8. Ulun Danu Beratan - Bedugul
Nah, ini dia danau yang paling hit di Bali. Coba sekarang kalian liat uang pecahan Rp50.000 deh. Iya, sekarang… Kalo punya uang, hehehe…
![]() |
| hayooo.. jangan senyum-senyum sendiri gitu.. |
Tak ada kata yang dapat saya katakan di sini, selain bersyukur, takjub, dan ahhh apa lagi ya... Sudah habis kata-kata saya selama seminggu di Bali. Mungkin kalo kata orang-orang, ini yang disebut dengan surga. Kedengerannya sih lebay, tapi kalo kalian sudah pernah ke sini, pasti kalian setuju dengan pendapat saya.
This is incredible…
| (again) nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan..? |
9. Garuda Wisnu Kencana
Oke, saya share foto-foto (selfie-nya) saja yaa… mudah-mudahan kalian gak mual :D
| Statue of Peace |
| Peace, yaa.. |
10. Tampaksiring
Hanya foto-foto di luar istana yang dapat saya tampilkan di sini, hahaha… karna waktu saya ke sini, istananya itu lagi tutup hari libur nasional. Oke sip, bye… *kemudian menghilang*
11. Goa Gajah
Goa Gajah ini termasuk objek wisata yang patut dan wajib dikunjungi di Bali. Kenapa lagi-lagi saya bilang patut kalian kunjungi? Ya, karna semua pemandangan di Bali ini mahal, bro n sis…! Kalo kalian ke sini, kalian pasti langsung teringat film Eat, Pray, Love-nya Julia Roberts.Oke, apa kalian berharap akan bertemu gajah di sini? Tentu saja tidak, hahaha… Di sini sama sekali gak ada gajah, pemirsah. Sebutan Goa Gajah ini hanyalah karna goa tersebut gambarnya menyerupai gajah.
Berada persis di sebelah kanan jalan raya jalur Ubud - Kintamani. Kalo dari Denpasar, hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke goa ini.
Memasuki kawasan wisata Goa Gajah, seperti biasa kita akan disambut deretan toko suvenir. Untuk masuk dan menikmati Goa Gajah, kita harus membayar tiket sekitar Rp6.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
Di loket juga disediakan Kamen (sarung khas Bali) yang bisa dipakai untuk mereka yang bercelana pendek. Salah satu aturan untuk masuk ke tempat ini adalah harus berpakaian rapi, dan tidak sedang datang bulan bagi perempuan.
Dari area parkir menuju Goa Gajah Ubud, wisatawan harus menuruni tangga yang lumayan curam. Tempat ini dikelilingi pepohonan hijau yang rindang, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri. Keren deh pokoknya, suer...
| ini nih Goa Gajahnya.. |
| pardon my face :| |
I'm falling in love at the first time with you, Bali. And I promise, I will come back again (soon)… *ngarep*
Salam ransus,
Pulau Dewata - Bali
26 Mei - 2 Juni 2010








No comments:
Post a Comment